Perilaku disruptif siswa sekolah dasar dalam proses pembelajaran
Keywords:
Perilaku Siswa, Gaya Belajar, Love Language, Bimbingan dan Konseling, Sekolah DasarAbstract
Perilaku disruptif siswa sekolah dasar merupakan permasalahan yang sering muncul dalam proses pembelajaran dan berdampak negatif terhadap kekondusifan kelas, efektivitas pembelajaran, serta interaksi sosial siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang menunjukkan perilaku mengganggu, seperti berbicara saat pembelajaran berlangsung, tidak mematuhi aturan kelas, mengganggu teman, bermain saat jam pelajaran, dan kurang fokus dalam mengerjakan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perilaku disruptif, faktor penyebab, strategi guru, serta preferensi siswa dalam menangani perilaku disruptif di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan deskriptif. Subjek penelitian meliputi siswa kelas I SDM 002 Penyasawan dan siswa kelas V SDN 009 Bina Baru serta guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan melihat secara langsung sikap dan perilaku siswa selama proses pembelajaran, serta komunikasi dengan guru kelas untuk memperoleh informasi terkait penanganan perilaku disruptif siswa. Analisis data dilakukan dengan cara mengelompokkan dan menafsirkan data hasil observasi dan komunikasi dengan guru untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perilaku disruptif siswa dan upaya penanganannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku disruptif dipengaruhi oleh faktor psikologis siswa, rendahnya motivasi belajar, sikap guru yang kurang tepat, kualitas pengajaran yang kurang optimal, serta pola asuh orang tua yang tidak konsisten atau terlalu protektif. Strategi guru dalam menangani perilaku disruptif meliputi pendekatan behavioristik, kognitif, dan humanistik, serta didukung oleh layanan bimbingan sosial seperti konseling kelompok, diskusi terarah, dan permainan peran. Preferensi siswa dalam penanganan perilaku disruptif berkaitan dengan perbedaan gaya belajar yang perlu disesuaikan dengan metode pembelajaran guru. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penggunaan berbagai pendekatan pembelajaran dan intervensi sosial secara konsisten untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta meminimalkan perilaku disruptif siswa di kelas.Downloads
Published
2026-01-16
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Nabila Okidwi Ramadhani. S, Dira Pradela, Imam Hanafi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
Ramadhani. S, N. O., Pradela, D., & Hanafi, I. (2026). Perilaku disruptif siswa sekolah dasar dalam proses pembelajaran. Cahaya Pelita: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(1), 5-9. https://jurnal.cahayapublikasi.com/index.php/cp/article/view/179

